LSM MAUNG Dumai Soroti Kelalaian Serius Proyek Pembangunan Stadion Dumai, Ancaman Gugatan Muncul

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Proyek pembangunan Stadion Dumai yang digarap oleh PT Aulia Multi Sarana menuai sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) MAUNG Dumai.

Melalui Ketua Tim Investigasi, Zulkifli, LSM ini mengungkap sejumlah temuan serius di lapangan yang dinilai membahayakan keselamatan pekerja dan mengabaikan kaidah lingkungan serta aspek legal proyek.

Dalam investigasinya, LSM MAUNG menemukan tiga poin utama yang dinilai sebagai bentuk kelalaian berat oleh pihak kontraktor:

1. Pelanggaran Keselamatan Kerja (SMK3)
Berdasarkan dokumentasi yang dikumpulkan, terlihat jelas bahwa manajemen PT Aulia Multi Sarana tidak menerapkan Standar Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan benar. Beberapa pelanggaran yang terekam antara lain:

1. Pekerja di ketinggian tidak menggunakan body harness.

2. Sekitar 60% pekerja tidak mengenakan helm pengaman dan sebagian bahkan bekerja tanpa sepatu safety.

3. Seorang welder terlihat mengelas tanpa menggunakan pelindung wajah, yang berisiko fatal bagi keselamatan.

2. Pengabaian Aspek Lingkungan (AMDAL) Proyek ini juga disorot karena tidak adanya penanganan dampak lingkungan secara memadai.

Jalanan sekitar lokasi menjadi jorok, licin, dan dipenuhi lumpur akibat tanah timbun yang tidak dikelola dengan baik.

Hal ini tidak hanya mengganggu warga sekitar tetapi juga menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas. LSM MAUNG mempertanyakan di mana tanggung jawab lingkungan perusahaan pelaksana proyek.

3. Dugaan Penggunaan Tanah Timbun Tak Berizin
Dugaan kuat juga muncul terkait penggunaan material tanah timbun tanpa izin resmi. Jika terbukti, hal ini merupakan pelanggaran hukum yang serius dan berpotensi menjerat pidana.

Menanggapi temuan-temuan tersebut, Ketua LSM MAUNG Dumai, Agung Gumilang, mengecam keras kelalaian yang terjadi.

“Dari adanya kudis-kudis dalam proyek ini, saya selaku Ketua LSM MAUNG Dumai mengecam keras.

Kami minta segera dibenahi mulai dari penerapan SMK3 hingga legalitas tanah timbun. Jangan hanya memikirkan untung besar, tapi abaikan keselamatan pekerja. Jangan sampai ada korban jiwa baru sadar,” tegas Agung.

Agung juga menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyurati dan melaporkan temuan ini ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) agar dilakukan tindakan tegas.

“Jika dalam waktu dekat proyek ini masih berjalan tanpa SOP yang benar, kami akan bertindak. Kami siap menghentikan proyek ini secara paksa. Proyek tanpa aturan akan kami gugat. Pemko Dumai juga harus turun tangan dan tidak boleh tutup mata,” pungkasnya.

(Feri Windria)

Berita Terkait

Dentuman Keras Kembali Guncang Kilang Pertamina Dumai, Warga Ring 1 Trauma Berhamburan Keluar Rumah
Pemutakhiran DPPT Tanggul Sungai Dumai Dikebut, Data Lahan hingga Bangunan Kembali Diverifikasi
Dana Hibah KONI Dumai Rp4,7 Miliar Disorot, BPK Didesak Audit Forensi
Ketua LSM IPTD : Keberadaan Pertamina dan PLN Membuat Masyarakat Dumai Hidup Dalam Kewaspadaan
INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai
Parkir Diduga Liar Menjamur di Ampana, Pemkab Tojo Una-Una Diminta Bertindak Tegas
Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:17 WIB

Dentuman Keras Kembali Guncang Kilang Pertamina Dumai, Warga Ring 1 Trauma Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Pemutakhiran DPPT Tanggul Sungai Dumai Dikebut, Data Lahan hingga Bangunan Kembali Diverifikasi

Rabu, 2 September 2026 - 17:50 WIB

Dana Hibah KONI Dumai Rp4,7 Miliar Disorot, BPK Didesak Audit Forensi

Rabu, 2 September 2026 - 17:39 WIB

Ketua LSM IPTD : Keberadaan Pertamina dan PLN Membuat Masyarakat Dumai Hidup Dalam Kewaspadaan

Rabu, 2 September 2026 - 15:37 WIB

INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai

Berita Terbaru