Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Penyuluhan Bahaya Sampah dan Edukasi Pembuatan Spray Anti Nyamuk Berbahan Serai di Kelurahan Buluh Kasap

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau melaksanakan program kerja berupa penyuluhan bahaya sampah yang dirangkaikan dengan edukasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami dari serai. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026.

Acara dilaksanakan bertempat di Aula Kantor Lurah Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Buluh Kasap, Suyono, S.Sy., bersama 10 mahasiswa Kukerta Universitas Riau dan 15 orang bapak dan ibu anggota PKK Kelurahan Buluh Kasap.

Lurah Buluh Kasap, Suyono, S.Sy., membuka kegiatan secara resmi melalui sambutan sekaligus membuka rangkaian acara. Beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program kerja mahasiswa Kukerta Universitas Riau.

Penyuluhan bahaya sampah dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kelurahan Buluh Kasap dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Materi penyuluhan berfokus pada bahaya sampah sebagai salah satu tempat berkembang biaknya nyamuk yang berpotensi menjadi penyebab berbagai penyakit, khususnya demam berdarah (DBD).

Penjelasan juga mencakup langkah – langkah pencegahan perkembangbiakan nyamuk melalui pengelolaan sampah yang baik, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau turut memberikan edukasi mengenai pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami dari serai sebagai salah satu alternatif pengusir nyamuk.

Materi yang disampaikan meliputi alasan pemilihan serai sebagai bahan utama, bahan-bahan yang diperlukan, tahapan pembuatan, cara penggunaan, serta cara penyimpanan spray agar kualitasnya tetap terjaga.

Penjelasan diberikan secara sistematis sehingga peserta memperoleh pemahaman mengenai proses pembuatan dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dengan sangat interaktif.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai bahaya sampah sebagai sarang nyamuk, upaya pencegahan perkembangbiakan nyamuk, hingga proses pembuatan dan penggunaan spray anti nyamuk berbahan serai.

Keaktifan bapak dan ibu anggota PKK menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memberikan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif pengusir nyamuk.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mampu menerapkan pengetahuan yang telah diberikan dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Berita Terbaru