Menara Masjid Dumai Islamic Center Miring, Evaluasi Konstruksi Jadi Sorotan

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI — Salah satu menara Masjid Dumai Islamic Center (DIC), yang juga dikenal sebagai Masjid Agung Habiburrahman, dilaporkan mengalami kemiringan dan kini tengah menjalani proses perbaikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian publik mengingat usia bangunan yang relatif masih muda.

Masjid Dumai Islamic Center mulai dibangun pada Agustus 2021 dan kemudian diresmikan pada 2023. Namun, belum genap lima tahun sejak pembangunan dimulai, salah satu bagian menara masjid terlihat mengalami perubahan posisi hingga memerlukan penanganan.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya aktivitas pembongkaran pada bagian menara yang mengalami masalah. Konstruksi tersebut kembali dibongkar sebagai bagian dari upaya perbaikan dan penanganan terhadap kondisi yang terjadi.

Kemiringan pada sebuah struktur bangunan tentu menjadi perhatian, terlebih menara merupakan bagian konstruksi yang memiliki karakteristik beban dan fungsi tersendiri. Karena itu, penyebab kondisi tersebut perlu diketahui secara teknis dan tidak semata-mata didasarkan pada dugaan.

Pembangunan Masjid Dumai Islamic Center diketahui menggunakan anggaran APBD Kota Dumai serta dukungan dana CSR dari sejumlah perusahaan di Kota Dumai. Nilai keseluruhan pembangunan disebut mencapai lebih dari Rp60 miliar.

Besarnya nilai pembangunan tersebut membuat setiap persoalan yang menyangkut kualitas dan ketahanan bangunan menjadi perhatian masyarakat. Publik tentu berharap terdapat penjelasan yang transparan mengenai kondisi menara, penyebab kemiringan, serta langkah perbaikan yang sedang dilakukan.

Sejumlah pertanyaan pun muncul. Apakah kemiringan tersebut berkaitan dengan kondisi tanah, struktur pondasi, faktor lingkungan, perubahan beban, pelaksanaan konstruksi, atau faktor teknis lainnya?

Termasuk pula apakah spesifikasi material dan metode pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan perencanaan, gambar teknis, serta standar konstruksi yang ditetapkan.

Namun demikian, dugaan mengenai adanya kekurangan spesifikasi material atau persoalan dalam pelaksanaan pembangunan tidak sepatutnya disimpulkan tanpa pemeriksaan teknis yang objektif. Setiap dugaan perlu dibuktikan melalui kajian dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk memastikan penyebab kemiringan menara, diperlukan pemeriksaan menyeluruh oleh tenaga ahli atau lembaga independen yang memiliki kompetensi di bidang struktur dan konstruksi.

Pemeriksaan idealnya mencakup kondisi pondasi, struktur menara, kualitas material, kondisi tanah, metode pelaksanaan pekerjaan, kesesuaian antara gambar rencana dengan pekerjaan di lapangan, serta riwayat pemeliharaan bangunan.

Selain mengetahui penyebab, pemeriksaan juga penting untuk memastikan tingkat keamanan bangunan. Hal ini menjadi semakin penting karena Masjid Dumai Islamic Center merupakan fasilitas publik yang digunakan masyarakat.

Hasil evaluasi teknis diharapkan dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Transparansi tersebut penting agar persoalan tidak berkembang menjadi spekulasi sekaligus memberikan kepastian mengenai keamanan dan kualitas bangunan.

Dengan nilai pembangunan yang mencapai puluhan miliar rupiah dan sebagian sumber pembiayaannya berasal dari anggaran publik serta dana CSR, masyarakat memiliki kepentingan untuk mengetahui bagaimana kualitas pembangunan dipastikan dan bagaimana pertanggungjawaban dilakukan apabila ditemukan persoalan teknis.

Perbaikan menara menjadi langkah awal. Namun, yang tidak kalah penting adalah memastikan penyebabnya benar-benar diketahui, diperbaiki sesuai standar, dan menjadi bahan evaluasi agar seluruh bagian Masjid Dumai Islamic Center tetap aman, kokoh, dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Agenda 15 oktober dipertanyakan, warga desa mire kecewa tak temui anggota DPRD
Kendalikan Banjir, Pemko Dumai Kerjakan Drainase di Jalan Budi Kemuliaan
Dishub Dumai Relokasi Tiga Tiang Rambu Jalan, Dukung Kelancaran Pelebaran Parit

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:48 WIB

BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terbaru