DUMAI – Upaya membangun masyarakat yang sehat tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga harus dimulai dari kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Untuk memastikan perilaku tersebut benar-benar diterapkan, Puskesmas Bukit Kayu Kapur melaksanakan kegiatan Supervisi Fasilitatif Pemberdayaan Hidup Sehat dan Evaluasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan pola hidup sehat, sekaligus mengevaluasi sejauh mana indikator PHBS telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui supervisi dan evaluasi tersebut, dilakukan pemantauan terhadap penerapan PHBS di lingkungan rumah tangga. Langkah ini penting untuk melihat praktik perilaku kesehatan masyarakat sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
Tidak sekadar melakukan pemantauan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar semakin memahami bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif setiap anggota keluarga.
Penerapan PHBS perlu dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menjaga kebersihan diri, lingkungan rumah, hingga membiasakan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan perilaku hidup bersih dan sehat tidak hanya menjadi imbauan, tetapi tumbuh sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan keluarga.
Puskesmas Bukit Kayu Kapur terus mendorong masyarakat untuk menjadikan rumah sebagai titik awal membangun kehidupan yang lebih sehat.
Sebab, keluarga sehat merupakan fondasi bagi terbentuknya masyarakat yang kuat, produktif, dan sejahtera.







