Rapor Merah Calon Kapolri Tak Diketahui Istana

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly (kanan) dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto (kiri) di Jakarta, Kamis (18/12). (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Rapor merah yang diberikan PPATK dan KPK terhadap Komjen Pol Budi Gunawan tidak diketahui oleh Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto.

“Kalau yang rapor merah saya tidak tahu. Setahu saya seluruh data yang diberikan PPATK kepada presiden saat menjaring menteri sifatnya rahasia, ditunjuk langsung ke presiden digunakan hanya untuk kepentingan tersebut,” kata Andi saat ditemui di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Senin, 12 Januari 2015.

Menurut Andi, isu tersebut sudah muncul pada tahun 2008, 2010, dan pada saat seleksi kabinet Presiden Joko Widodo. Namun, kata dia, hingga saat ini tidak ada tindakan hukum terhadap Budi Gunawan.

“Jadi presiden tidak bisa menggunakan isu-isu negatif tentang yang bersangkutan menjadi sadar untuk melakukan seleksi,” kata dia.

Menurut Andi, ketika proses seleksi calon kapolri ini dilakukan, presiden sudah meminta rekomendasi dari kompolnas. Sementara kompolnas mengajukan sembilan nama pejabat tinggi polri yang memenuhi syarat. Kemudian, ternyata kompolnas mengajukan salah satunya adalah Budi Gunawan.

“Dengan mempertimbangkan itu presiden harus segera mengajukan nama Budi Gunawan ke DPR,” ujarnya.

Andi menuturkan, pemerintah selalu menggunakan asas praduga tak bersalah.(vci)

Berita Terkait

POKIR DUMAI MEMANAS! Desakan Menggema, PKS dan Pimpinan DPRD Diminta Buka-Bukaan ke Publik!
Polemik Pokir “Salah Kamar” Kian Memanas, Klarifikasi Muhammad Al Ichwan Dinilai Belum Menjawab Substansi
Skandal Pokir “Salah Kamar” Politis PKS Anggota DPRD Dumai 2 Periode Jadi Sorotan
DPC PRI Kota Dumai Rampungkan Kepengurusan, Arwansyah: Saatnya Berjuang untuk Rakyat
Wapres Ini Segera Dimakzulkan, Terancam Dilarang Berpolitik Seumur Hidup
Arpan Habibi Tanjung S.IP Figur Tepat Pimpin Golkar Padang Lawas
Panas! Wacana Pilkada Lewat DPRD Bergulir: Ini Daftar Partai Setuju, Mengkaji dan Menolak!
NasDem Dumai Gelar Rakerda, Yopi Ariyanto Dorong Paisal Maju DPR RI

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:53 WIB

POKIR DUMAI MEMANAS! Desakan Menggema, PKS dan Pimpinan DPRD Diminta Buka-Bukaan ke Publik!

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:11 WIB

Polemik Pokir “Salah Kamar” Kian Memanas, Klarifikasi Muhammad Al Ichwan Dinilai Belum Menjawab Substansi

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:27 WIB

Skandal Pokir “Salah Kamar” Politis PKS Anggota DPRD Dumai 2 Periode Jadi Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:21 WIB

DPC PRI Kota Dumai Rampungkan Kepengurusan, Arwansyah: Saatnya Berjuang untuk Rakyat

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:30 WIB

Wapres Ini Segera Dimakzulkan, Terancam Dilarang Berpolitik Seumur Hidup

Berita Terbaru

Berita

Janji Bungan Labu, Gugur Sebelum  Berkembang 

Selasa, 21 Jul 2026 - 04:34 WIB