Sekda Kuansing Diduga Memboyong Pejabat Hadiri Pelantikan Bupati di Tengah Krisis Keuangan Daerah

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


TELUK KUANTAN
– Keberangkatan sejumlah pejabat teras lingkungan Pemda Kuansing menjadi sorotan, pasalnya para pejabat Kuansing berbondong-bondong menghadiri pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025-2030.

Padahal Presiden Indonesia  Prabowo Subianto mengintruksikan efisiensi anggaran, namun terbalik dengan kondisi Kuansing, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, dr. Fahdiansyah, diduga memboyong sejumlah pejabat ke Ibukota Negara, di tengah kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami krisis.

Pelantikan Suhardiman Amby sebagai Bupati Kuansing dan Mukhlisin sebagai Wakil Bupati dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025. Namun, kehadiran sejumlah pejabat Kuansing dalam acara tersebut menimbulkan pertanyaan terkait dugaan penggunaan anggaran daerah melalui Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

Pj Sekda Kuansing, dr. Fahdiansyah, memberikan jawaban yang tidak sepenuhnya jelas terkait jumlah pejabat yang hadir maupun sumber pembiayaan perjalanan tersebut. “Ada yang mengikuti kegiatan. Itu bisa dibenarkan bila ada bukti visum kegiatan. Tapi mungkin juga ada yang izin dengan biaya pribadi,” ujar Fahdiansyah.

Namun, ketika ditekan lebih lanjut mengenai jumlah pasti pejabat yang ikut serta dan pembiayaan perjalanan tersebut dibiayai oleh anggaran Pemerintah Daerah (Pemda), Fahdiansyah memilih untuk tidak memberikan jawaban konkret. “Wawancara di kantor saja, ya,” katanya singkat.

Lebih lanjut, dr. Fahdiansyah menambahkan bahwa sebagian pejabat Kuansing juga melakukan audiensi selama di Jakarta. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut nantinya akan diaudit secara menyeluruh. 

“Kita terbuka saja. Semua kegiatan nantinya akan melalui audit,” ujar Fahdiansyah saat dihubungi via telepon.

Sementara itu, Fahdiansyah mengaku sedang berada di Pekanbaru saat dihubungi oleh awak media dan menutup pembicaraan dengan meminta agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan di kantor.

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru