DUMAI – Dalam upaya memperkuat ketahanan mental, spiritual, dan keharmonisan keluarga prajurit, Kodim 0320/Dumai menerima kunjungan Tim Bimbingan Mental Kerohanian (Bintal Rohani) Islam Kodam XIX/Tuanku Tambusai Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sudirman Kodim 0320/Dumai, Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Nilai-Nilai Mental Rohani Islam dalam Membangun Kehidupan Prajurit yang Sakinah Mawadah dan Warahmah” diikuti oleh prajurit Kodim 0320/Dumai, personel Denarhanud Rudal 004/WSBY, Kipan A Yonif 132/BS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana dari berbagai ranting di wilayah Dumai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabintaljarahdam XIX/TT, Kolonel Inf Disi Purwiantono, S.Hub., Int., didampingi Letda Arh Dwi Budianto, Sertu Muhammad Ade Putrawan, dan Praka Hendro. Turut hadir Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso, S.E., S.Hub., Int., M.H.I., para Danramil, staf Kodim, serta seluruh peserta kegiatan.
Dalam sambutannya, Dandim 0320/Dumai menegaskan bahwa seorang prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan profesionalisme yang tinggi, tetapi juga harus memiliki mental dan spiritual yang kuat sebagai landasan dalam menjalankan tugas.
“Pembinaan mental memiliki peran penting dalam membentuk karakter, mengendalikan emosi, meningkatkan disiplin, serta mencegah berbagai pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun institusi. Melalui kegiatan ini, mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dandim.
Sementara itu, Kabintaljarahdam XIX/TT menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, pembinaan rohani merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan mental prajurit TNI yang profesional dan berkarakter.
“Kami berharap seluruh materi dan tausiyah yang disampaikan dapat dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di satuan.







