Ganti Rugi tak Jelas, Jalan Sudirman Bengkalis Ditutup Pemilik

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunriau, BENGKALIS-
Selama 15 Tahun lahan milik Ahli Waris Jefry Tumangkeng tidak mendapatkan kejelasan ganti rugi dari Pemkab Bengkalis, akhirnya Jefry menutup sebagian jalan Sudirman, Bengkalis.

Dijelaskan Jefry, pada dasarnya tanah tersebut tidak ada sengketa dan pihak keluarga telah mengajukan untuk pembangunan tempat usaha, namun tidak mendapatkan izin dari pihak Pemkab Bengkalis.

“Setelah dibeli, tepatnya pada tahun 2000, kita mengajukan usaha hotel, namun pada saat itu tidak diberikan izin oleh pemerintah karena wilayah ini akan dijadikan perluasan kota, taman dan pelabuhan,” ujarnya.

Namun, Jefry selaku ahli waris tetap menunggu kepastian dari pihak Pemkab. Dirinya juga pernah dipanggil ke kantor Bupati untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Kita terus menunggu dan sampai saat ini tidak kepastian, sampai orang tua kami meninggal hal ini belum juga ada penyelesaian. Kami sudah pernah dipanggil ke kantor bupati untuk membahas hal ini, tapi tetap tidak titik temu. Pada perundingan kedua yaitu tahun 2014, dan sudah ada kesepakatan ganti rugi dari pemkab, namun tetap dilalaikan, bahkan pihak pemkab sudah memasang plang di tanah ini dengan bahasa bahwa akan diganti rugi,” imbuh jefry

Tidak adanya kejelasan mengenai penyanderaan tanah ini, ahli waris mendapatkan isu bahwa  pemkab mengatakan adanya permasalahan internal di dalam keluarga.

“Kami mendapatkan isu yang mengatakan di dalam keluarga kami adanya ketidakcocokan, sehingga ini yang dijadikan dasar gagalnya perundingan, dan kami sanggah secara tegas isu ini tidak benar,” tegas Jefry.

Dikatakannya lagi, pihaknya akan ikhlas jika pemerintah memang berniat untuj membangun, tapi dengan syarat menyelesaikan ganti rugi.

“Kalau pemkab tidak ada keinginan untuk perluasan kota maka kami akan bangun tempat usaha, tapi jika ada keinginan, kami ikhlas, namun harus ada kejelasan, ini sudah masuk 15 tahun kami dihadapi dengan ketidak pastian pembebasan lahan ini. Aksi ini kami lakukan agar pemkab Bengkalis cepat mengambil keputusan, jangan digantung seperti ini,” tutup Jefry. (JE)

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Dinas PU Dumai Turun ke Jalan, Bersihkan Sampah dan Drainase di Bukit Datuk Lama
Kabut Asap Menebal, PAC GRIB Jaya Dumai Timur Dibagikan 2.000 Masker ke Pengendara
Asap Tebal Menyelimuti Dumai, Satlantas Polres Dumai Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Masker
Kualitas Udara Dumai Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada Kabut Asap
Asap Tebal Selimuti Dumai, Kota Seolah Masuk “Alam Bunian”
Wali Kota, Dinas Pendidikan, DLH dan DPRD Dumai Didesak Bergerak Cepat Lindungi Warga dan Anak Sekolah
Peringatan Bulan PRB, TNI dan Stakeholder Tanam Mangrove di Dumai, Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Dinas PU Dumai Turun ke Jalan, Bersihkan Sampah dan Drainase di Bukit Datuk Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Kabut Asap Menebal, PAC GRIB Jaya Dumai Timur Dibagikan 2.000 Masker ke Pengendara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Asap Tebal Menyelimuti Dumai, Satlantas Polres Dumai Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Masker

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kualitas Udara Dumai Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada Kabut Asap

Berita Terbaru