Polsek Sungai Sembilan Amankan 37 TKI dan Imigran Bangladesh di Nerbit

- Penulis

Minggu, 16 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DUMAI
– Polisi mengamankan 37 TKI  dan 1 imigran asal Bangladesh yang masuk melalui Dumai, Sabtu (15/03/25).

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, para TKI itu diamankan oleh Polsek Sungai Sembilan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Pihak kepolisian mendapatkan informasi terkait keberadaan dua mobil yang diduga mengangkut PMI dan imigran ilegal di kawasan kebun kelapa sawit, Jalan Pantang Mundur, Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan,” ujarnya, Ahad (16/03/25).

Berdasarkan informasi itu, polisi langsung menuju ke lokasi. Sekitar pukul 09.00 WIB pagi, petugas berhasil mengamankan dua mobil yang membawa 38 orang, terdiri dari 33 TKI dewasa, 4 anak-anak, dan 1 imigran ilegal asal Bangladesh.

“Mereka ditemukan di Jalan Raya Nerbit Kecil, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai,” jelas Fanny.

Setelah dilakukan pemeriksaan, para PMI yang diamankan langsung diserahkan kepada BP3MI Riau untuk penanganan lebih lanjut. Serah terima dilakukan pada pukul 15.00 WIB di P4MI Dumai.

Dia menyebut, pihaknya mendukug penuh penyelidikan lebih lanjut dan mendorong aparat kepolisian untuk menangkap dan memproses hukum para pelaku yang terlibat dalam jaringan penempatan ilegal.

 “Kami juga akan terus mendampingi para PMI ini, memberikan perlindungan, serta memastikan mereka mendapat informasi yang jelas mengenai cara bekerja secara resmi dan aman di luar negeri,” tuturnya.

Saat ini, para PMI yang diamankan sudah difasilitasi di Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia di P4MI Kota Dumai. Mereka akan mendapatkan layanan pendataan, perlindungan, serta informasi terkait prosedur kerja yang sah ke luar negeri.

Ia menambahkan, para TKI itu berasal dari Aceh 16 orang, Sumatera Utara 8 orang, Jawa Timur 3 orang, Jambi 2 orang, Sumatera Barat 3 orang, Lampung 1 orang, Nusa Tenggara Timur 1 orang, Riau 1 orang dan Jawa Barat 2 orang.

“Mereka terdiri dari 27 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Termasuk di antaranya 4 orang anak-anak, 2 laku-laki dan 2 perempuan,” tambahnya dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Feri

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru