Dugaan Kepemilikan 1Kg Sabu, Anak Mantan Anggota DPRD Riau Terancam Hukuman Mati

- Penulis

Rabu, 8 April 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunriau, DUMAI-
Anak Mantan Anggota DPRD Riau, DN (35) bersama rekannya DA (24) terancam hukuman mati setelah sebelumnya ditangkap Polres Dumai, Kamis (2/4/15) kemarin dengan dugaan kepemilikan 1Kg narkotika jenis sabu dan 490 butir pil ekstasi.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan R sIK melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Bimo Ariyanto kepada wartawan pada konfrensi Pers, Senin (6/4/15) kemarin di halaman Mapolres Dumai.

“Atas kepemilikan dan keterlibatan peredaran narkotika yang diduga jaringan internasional di Kota Dumai, kedua tersangka terancam hukuman mati. Pasalnya, sesuai mekanisme hukum yang sudah diterapkan, dimana pelaku secara sengaja memiliki narkotika bukan jenis tanaman dengan jumlah besar,” ujar AKP Bimo Ariyanto.

Dijelaskannya, pengungkapan kasus tersebut bermula dari tertangkapnya tersangka DA yang diketahui baru saja mengambil barang haram tersebut di salah satu pelabuhan tikus Kota Dumai, tepatnya di Kecamatan Medang Kampai.

Sementara itu, lanjut Kasat menjelaskan, saat dilakukan pengembangan asal-muasal barang haram tersebut, tersangka DA mengaku bahwa narkotika yang diambil merupakan pesanan dari tersangka DN. Dengan modal informasi ini, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap DN.

Kurang dari 24 jam, petugas kepolisian berhasil meringkus tersangka DN di Hotel Wisata, Kamis (2/4/15) siang. Namun, dalam penangkapan DN tersebut, polisi tidak menemukan barang bukti. 

Tapi pada saat polisi memperlihatkan barang bukti narkoba bersama tersangka DA yang telah ditangkap, DN tak dapat mengelak. “Dari tangan tersangka DN kita tidak menemukan barang bukti narkotika, namun di dalam telephon genggamnya tersimpan pesan singkat yang menguatkan barang haram tersebut dipesan olehnya,” ucap AKP Bimo.

Ditambahkan Bimo, mengenai asal usul barang haram tersebut, pihaknya menduga pelaku memesan dari negara Jiran dan diindikasi terlibat jaringan narkoba internasional. Sebab, untuk mendapatkan barang haram itu, pelaku mengambilnya dari lintas negara.

“Kita mengindikasi kedua pelaku ini jaringan narkoba internasional. Informasi yang berhasil kita terima, bahwa pelabuhan Selingsing itu sudah sering dilakukan pelaku untuk penjemputan narkoba yang didatangkan dari pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis,” jelas Bimo. (isk)

Berita Terkait

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Kabel LPJU Diduga Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam
Polsek Sungai Sembilan Ungkap Kasus Pencurian Buah Sawit, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Polres Dumai Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Satu Pria Diamankan di Bengkalis
Dua Security Jadi Tersangka, Inventaris PT Pupuk Parit Kitang Diduga Digelapkan hingga Rp157 Juta

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Kabel LPJU Diduga Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam

Berita Terbaru