DUMAI – Kualitas udara di Kota Dumai masih berada pada kategori tidak sehat. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdasarkan perkembangan grafik kualitas udara, kondisi udara berpotensi memburuk pada malam hingga pagi dan siang hari.
Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dianjurkan untuk mengurangi paparan udara yang tercemar.
Update kualitas udara Dumai pada Kamis (8/10/2026) pukul 20.00 WIB menunjukkan kondisi yang masih belum membaik.
Dengan kondisi tersebut, warga diharapkan tidak mengabaikan kualitas udara, khususnya kelompok rentan. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi udara, sementara penggunaan masker dianjurkan ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Situasi ini menjadi semakin penting karena kecenderungan kualitas udara berdasarkan grafik sebelumnya menunjukkan potensi memburuk pada periode malam, pagi hingga siang hari.
Di tengah kondisi udara yang belum kondusif, Pemerintah Kota Dumai telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran secara daring.
Kebijakan tersebut berlaku pada 8 hingga 9 Oktober 2026 sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap kondisi lingkungan dan perlindungan kesehatan peserta didik.
Surat edaran tersebut telah disampaikan kepada pihak-pihak terkait sehingga diharapkan dapat menjadi pedoman bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan proses pembelajaran selama kondisi kualitas udara belum membaik.
Surat edaran pemerintah merupakan dokumen resmi dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan. Edaran tersebut juga disampaikan melalui mekanisme administrasi pemerintahan yang berlaku, termasuk sistem SRIKANDI.
Karena itu, seluruh sekolah di Kota Dumai diharapkan memperhatikan dan melaksanakan ketentuan yang telah disampaikan pemerintah, terutama dalam situasi kualitas udara yang sedang tidak baik.
Kepatuhan terhadap kebijakan tersebut bukan semata persoalan administratif, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk meminimalkan risiko paparan udara tidak sehat terhadap peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta masyarakat.
Di tengah kondisi kabut asap dan kualitas udara yang belum membaik, diperlukan kesadaran bersama. Pemerintah, sekolah, orang tua, guru dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan aktivitas tetap berjalan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan.
Sama-sama kita jaga kesehatan. Sama-sama kita lindungi anak-anak dan masyarakat Dumai.
Kondisi kualitas udara dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat diimbau terus mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara dan ketentuan pemerintah selama kondisi belum kembali normal.







