Polres Dumai: Penangkapan Sabu 270Kg Domainnya BNN Pusat

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, Tribunriau-
Penangkapan barang haram jenis sabu-sabu seberat 270 Kg beberapa hari yang lalu merupakan domain BNN Pusat, namun pihak Kepolisian Resort (Polres) Dumai menyatakan sedari awal berkomitmen dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo Sik, MSi lewat pesan singkat kepada Tribunriau.com, Rabu (21/10/15). “Perkembangan kasus penangkapan sabu-sabu kemarin, itu domainnya BNN Pusat, namun kita sedari awal tetap berkomitmen untuk memberantas narkoba dan mengoptimalkan upaya-upaya dalam memberantas narkoba,” ujarnya.

Ketika ditanya terkait sudah 4 (empat) kalinya barang haram tersebut lolos pindai Bea Cukai Dumai, AKBP Suwoyo tidak dapat memberikan komentarnya terkait instansi jalur masuk barang ke Dumai tersebut.

“Saya tidak bisa berkomentar masalah ranah instansi (Bea Cukai Dumai) terkait,” balasnya kepada Tribunriau.com.

Namun, untuk pemilik gudang, pihaknya mengaku telah memanggil dan memeriksa dan tidak ditemukan barang haram tersebut.

“Masalah pemilik gudang, sudah kita panggil dan interograsi serta pengecekan gudang, hasilnya nihil narkoba,” jelasnya.

Namun, saat ditanya siapa saja pemilik gudang yang telah dipanggil, AKBP Suwoyo menyarankan untuk menemui Kasat Reskrim di Kantor Polres Dumai.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai, Darwis Joon Viker saat dihubungi Tribunriau.com melalui selulernya mengatakan bahwasanya pihak yang berwenang mesti memeriksa Bea Cukai, karena jalur masuknya barang haram tersebut melalui Bea Cukai Dumai.

“Kita mendesak pihak berwenang untuk memeriksa Bea Cukai Dumai, ini sudah yang ke 4 kali, itu belum termasuk yang ketahuan, ada apa ini?,” ujarnya dengan nada tanya.

Pria yang akrab disapa Jon ini mengungkapkan bahwa pengecekan gudang pasca dikirimnya barang haram tersebut merupakan action yang terlambat, sehingga tidak lagi ditemukan adanya barang haram di dalam gudang penyimpanan.

“Barangnya kan sudah dikirim ke Medan serta sudah diringkus, yah hasilnya nihil narkoba,” ujarnya.

Pihaknya berharap, aparat penegak hukum di Dumai yang notabene adalah jalur masuknya barang-barang dari luar negeri dapat bekerja maksimal dalam menangani peredaran narkoba. (isk)

Berita Terkait

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Kabel LPJU Diduga Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam
Polsek Sungai Sembilan Ungkap Kasus Pencurian Buah Sawit, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Polres Dumai Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Satu Pria Diamankan di Bengkalis
Dua Security Jadi Tersangka, Inventaris PT Pupuk Parit Kitang Diduga Digelapkan hingga Rp157 Juta

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Kabel LPJU Diduga Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam

Berita Terbaru