Bukan Takut Ditilang, Tapi Sayang: Polantas Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Kesadaran berlalu lintas tidak semestinya tumbuh hanya karena takut ditilang polisi. Lebih dari itu, kepatuhan terhadap aturan di jalan raya merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya.

Pesan tersebut terangkum dalam imbauan bertajuk “Bukan Takut Ditilang, Tapi Sayang”, yang mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat berkendara.

Kebiasaan melanggar aturan, seperti menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, hingga bermain ponsel saat berkendara, kerap dianggap sebagai persoalan sepele. Padahal, tindakan tersebut berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas dan membahayakan orang lain.

Ketertiban berlalu lintas bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap rambu dan peraturan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab setiap pengendara dalam menjaga keselamatan bersama.

Mengabaikan lampu lalu lintas, tidak mengenakan helm, atau kehilangan konsentrasi akibat penggunaan ponsel dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, setiap pengguna jalan perlu membangun kebiasaan berkendara yang aman, disiplin, dan saling menghormati.

Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta menghindari penggunaan ponsel ketika kendaraan sedang melaju.

Kesadaran tersebut diharapkan tidak hanya muncul saat ada operasi kepolisian, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari di jalan raya.

Sebab, tujuan utama tertib berlalu lintas bukan semata-mata menghindari sanksi, melainkan memastikan setiap orang dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

Bukan takut ditilang, tetapi karena sayang. Ada keluarga yang menunggu di rumah, dan keselamatan setiap pengendara merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

Berita Terkait

Polsek Dumai Timur Sita 17 Paket Sabu Seberat 26,43 Gram di Bukit Gelanggang
Malam Ketujuh Almarhum Sudirman Tuliabu Dirangkaikan dengan Tausiah, Keluarga Panjatkan Doa dan Harapan
Waspada Banjir Rob! Pasang Air Laut Dumai Capai 2,5 Meter hingga 28 Oktober, Warga Pesisir Diminta Siaga
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Kerahkan 971 Personel Selama 14 Hari
Polres Dumai Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Fokus Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas
Polsek Rupat Utara Gelar Minggu Kasih di Gereja GPIB Tanjung Medang, Jemaat Harapkan Patroli Rutin
Sering Terendam Banjir, Jalan Diponegoro Dumai Sepanjang 546 Meter Mulai Ditingkatkan
Polres Dumai Gelar Latihan Pra Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Fokus Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Polsek Dumai Timur Sita 17 Paket Sabu Seberat 26,43 Gram di Bukit Gelanggang

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Malam Ketujuh Almarhum Sudirman Tuliabu Dirangkaikan dengan Tausiah, Keluarga Panjatkan Doa dan Harapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Bukan Takut Ditilang, Tapi Sayang: Polantas Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Waspada Banjir Rob! Pasang Air Laut Dumai Capai 2,5 Meter hingga 28 Oktober, Warga Pesisir Diminta Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Kerahkan 971 Personel Selama 14 Hari

Berita Terbaru