Malam Ketujuh Almarhum Sudirman Tuliabu Dirangkaikan dengan Tausiah, Keluarga Panjatkan Doa dan Harapan

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKADAMAI, BILATO – Memasuki malam ketujuh wafatnya almarhum Sudirman Tuliabu, yang akrab disapa Sudin, keluarga menggelar rangkaian doa bersama yang dirangkaikan dengan tausiah agama. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang almarhum, mempererat tali silaturahmi, serta menguatkan keimanan keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Suasana haru menyelimuti keluarga dalam mengenang kepergian saudara tercinta. Meski tujuh malam telah berlalu, rasa kehilangan masih terasa. Kenangan tentang almarhum tetap hidup dalam hati keluarga, sementara doa terus dipanjatkan sebagai bentuk kasih sayang kepada sosok yang telah berpulang ke hadirat Allah SWT.

Melalui rangkaian doa dan tausiah, keluarga diharapkan dapat mengambil hikmah bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara dan setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 156:

“Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.”

Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”

Ayat suci ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia adalah milik Allah SWT. Dalam menghadapi kehilangan, umat Islam diajarkan untuk bersabar, mengikhlaskan, dan senantiasa memohon pertolongan kepada-Nya.

Dalam rangkaian tausiah tersebut, pesan tentang kematian, amal kebaikan, kesabaran, dan pentingnya mempererat persaudaraan menjadi pengingat bagi setiap insan agar senantiasa mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat.

Allah SWT juga berfirman dalam Surah Ali ‘Imran ayat 185:

“Kullu nafsin żā`iqatul-maut.”

Artinya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.”

Kematian merupakan ketetapan Allah yang tidak dapat dihindari. Karena itu, selagi masih diberikan kesempatan hidup, setiap manusia hendaknya memperbanyak amal saleh, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta meninggalkan kenangan dan kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain.

Doa untuk Almarhum

Pada malam ketujuh ini, keluarga memanjatkan doa agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum Sudirman Tuliabu, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

“Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘āfihi wa‘fu ‘anhu.”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, berikanlah keselamatan kepadanya, dan maafkanlah segala kesalahannya.”

Keluarga juga berharap agar rangkaian doa bersama dan tausiah ini menjadi pengingat bagi seluruh yang hadir untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga persaudaraan, dan menjadikan setiap peristiwa kehidupan sebagai pelajaran berharga.

Kenangan yang Tak Pernah Hilang

Bagi keluarga, kepergian almarhum bukan berarti berakhirnya kasih sayang. Nama dan kenangannya akan tetap hidup dalam doa, sementara segala kebaikan yang pernah ditinggalkan akan terus dikenang.

Malam ketujuh ini bukan sekadar penanda waktu, melainkan kesempatan untuk merenungi makna kehidupan dan kematian, memperkuat keimanan, serta mengingatkan bahwa setiap pertemuan di dunia pada akhirnya akan berujung pada perpisahan.

Selamat jalan, saudaraku Sudirman Tuliabu.

Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahmu, mengampuni dosa-dosamu, menerangi tempat peristirahatanmu, dan menempatkanmu di dalam surga-Nya.

Kami yang ditinggalkan akan terus mengenangmu dalam doa. Semoga kelak, atas rahmat dan izin Allah SWT, kita dipertemukan kembali dalam keadaan yang penuh kebahagiaan di negeri keabadian.

Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.

Al-Fatihah untuk almarhum Sudirman Tuliabu.

Pewarta: Ahmad Tuliabu

Berita Terkait

Polsek Dumai Timur Sita 17 Paket Sabu Seberat 26,43 Gram di Bukit Gelanggang
Bukan Takut Ditilang, Tapi Sayang: Polantas Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Waspada Banjir Rob! Pasang Air Laut Dumai Capai 2,5 Meter hingga 28 Oktober, Warga Pesisir Diminta Siaga
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Kerahkan 971 Personel Selama 14 Hari
Polres Dumai Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Fokus Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas
Polsek Rupat Utara Gelar Minggu Kasih di Gereja GPIB Tanjung Medang, Jemaat Harapkan Patroli Rutin
Sering Terendam Banjir, Jalan Diponegoro Dumai Sepanjang 546 Meter Mulai Ditingkatkan
Polres Dumai Gelar Latihan Pra Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Fokus Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Polsek Dumai Timur Sita 17 Paket Sabu Seberat 26,43 Gram di Bukit Gelanggang

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Malam Ketujuh Almarhum Sudirman Tuliabu Dirangkaikan dengan Tausiah, Keluarga Panjatkan Doa dan Harapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Bukan Takut Ditilang, Tapi Sayang: Polantas Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Waspada Banjir Rob! Pasang Air Laut Dumai Capai 2,5 Meter hingga 28 Oktober, Warga Pesisir Diminta Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Kerahkan 971 Personel Selama 14 Hari

Berita Terbaru